Klasifikasi Jaringan

Share Button

Klasifikasi Jaringan

Klasifikasi Jaringan – Aspek- aspek yang mempengaruhi klasifikasi jaringan sebagai berikut: karakteristik data, karakteristik pengguna, sistem pengelolaan (admin), kepemilikan, dan jangkauan. Berdasarkan hal tsb saat ini jaringan dpt diklasifikasikan menjadi:

  • PAN (Personal Area Network)
  • LAN (Local Area Network)
  • MAN (Metropolitan Area Network)
  • WAN (Wide Area Network)
  • IPN (Interplanet Network)

Pertama PAN; merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, telpon, ponsel, televisi, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.

Kontrol dilakukan dengan authoritas pribadi. Data yang ditransmisikan juga bersifat khas dan personal karena digunakan untuk kepentingan pribadi. Teknologi dan protokol yang digunakan antara lain Wireless Application Protocol (WAP), Wifi, Infrared, Bluetooth, dsb.Jangkauannya bisa hanya beberapa meter saja, namun juga bisa ratusan hingga ribuan kilometer dengan memanfaatkan jaringan global.

Kedua LAN; merupakan jaringan yang mencakup area lokal satu ruang, satu gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan. Kontrol dilakukan dengan authoritas administrative, data yang ditransmisikan bersifat khusus dalam suatu perusahaan/organisasi.

Media transmisi berupa kabel (UTP, koaksial, atau serat optik), Wireless LAN (WLAN), biasanya pemiliknya adalah institusi/organisasi.

Ketiga MAN; merupakan jenis jaringan untuk mentransmisikan data yang tidak lagi bersifat pribadi/ institusi, melainkan data/informasi yang bersifat semipublik. Misalnya untuk layanan Video on Demand, TV Kabel, komunitas pendidikan, dsb. Hak akses user terhadap informasi yang berada di dalamnya dibatasi oleh berbagai persyaratan.

Protokol dan teknologi pada MAN hampir sama dengan LAN. Perbedaan terbesar terletak pada ukurannya yang lebih besar sehingga dapat dikatakan MAN merupakan LAN yang berukuran besar, tidak dimiliki oleh suatu institusi, kecuali infrastrukturnya. Tidak dikelola oleh satu sistem Admin Jaringan, tidak setiap orang bisa mengakses dengan bebas.

Keempat WAN; merupakan jenis jaringan untuk mentransmisikan data yang bersifat publik, tidak bersifat pribadi/ institusi. Salah satu contoh jaringan ini adalah Internet. Tidak ada batasan karakteristik user tertentu. Namun demi keamanan dan efektivitas pengelolaan dan pelayanan ke user beberapa penyedia layanan/informasi di jaringan global ini memerlukan identitas pengguna.

WAN tidak dimiliki oleh suatu institusi. Berbagai institusi bisa mengelola data dan transmisinya secara independen sesuai konten yang dikelolanya. Oleh sebab itu WAN juga tidak dikelola oleh satu sistem Admin Jaringan. Namun demi ketertiban, ada organisasi publik/ asosiasi yang mengaturnya bagi kepentingan bersama seperti IEEE, InterNIC, APJII, dsb.

Nah untuk yang terakhir adalah IPN; jaringan ini merupakan jaringan komunikasi antar planet, satelit, asteroid, pesawat ruang angkasa robot, pesawat ruang angkasa berawak, berupa backbone yang menghubungkan komunitas dan infrastruktur jaringan di entitas tersebut.

Untuk topologi di jaringan sebenarnya hanya sedikit yang akan saya bahas disini; pertama STAR, Seperti namanya, topologi star memiliki bentuk seperti bintang, setiap node terhubung secara terpusat pada sebuah perangkat keras Hub atau switch. Topologi ini yang paling banyak digunakan saat ini. Kabel yang digunakan adalah UTP dengan konektor RJ-45.

Kelebihan: Fleksibel, Pengembangan dan pengelolaan jaringan mudah, Kerusakan atau perawatan yang dilakukan pada satu node tidak mempengaruhi node yang lain. Kekurangan: Boros kabel, Perlu penanganan khusus, Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis. Nah untuk tipe yang lainnya akan saya bahas nanti ya. Selamat membaca. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda mengenai jaringan.

Dilihat : 249 kali

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *