Inilah Akibat Merokok Sambil Minum Kopi

Share Button
akibat-merokok-dan-kopi
Merokok Dan Minum Kopi

Kebiasaan merokok sambil minum kopi sudah menjadi pemandangan umum di mana-mana, terutama bagi kaum pria. Dengan dalih ingin istirahat sejenak dari rutinitas, kebiasaan ini kerap dilakukan sambil mengobrol dengan teman atau rekan kerja.

Mengobrol memang dapat menghilangkan penat saat bekerja. Namun, tahukah Anda, kebiasaan menggabungkan minum kopi dan merokok dapat merusak kesehatan Anda?

Ya, kopi dan rokok, keduanya merupakan stimulan. Tetapi sayangnya, kebiasaan ini dapat menghambat aliran darah. Bahkan, jika kebiasaan ini dilakukan secara bersamaan, dapat membebani jantung Anda.

Kopi merupakan minuman yang apabila dikonsumsi saat perut kosong, tidak akan membahayakan tubuh Anda. Tetapi, dosis berlebihan dapat menurunkan kepadatan tulang. Namun, jika Anda memasukkan sekitar 1000 mg kalsium setiap hari dan minum kopi, Anda tak perlu khawatir.

Kafein membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk diproses di dalam tubuh (mungkin lebih cepat jika dikonsumsi saat perut kosong), dan efeknya akan berlangsung selama 4-6 jam.

Kopi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan tekanan darah, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah besar, Anda bisa menjadi gugup, mengantuk, dehidrasi dan lelah.

Di sisi lain, dengan menghirup asap rokok, akan merusak sistem saraf pusat, kadar gula darah meningkat, pembuluh darah menyusut dan arteri semakin rusak.

Ahli gizi menjelaskan kopi bersifat asam jika masuk ke dalam tubuh, jika dikombinasikan dengan rokok, akan menciptakan tingkat keasaman yang lebih tinggi dan akhirnya akan menghancurkan perut. 

Meskipun kopi dan rokok dapat menjadi stimulan, tetapi keduanya memiliki efek yang berbeda untuk organ ginjal dan hati. Tubuh mulai bekerja melawan dirinya sendiri, dan akhirnya menciptakan energi yang tidak proporsional dan pengembangan depresi, yang menyebabkan timbulnya keinginan psikologis dan fisiologis untuk melanjutkan mengonsumsi kopi dan rokok, sehingga meningkatkan ketergantungan pada dua hal tersebut.

Jika Anda ingin mencegah semua ini, para ahli menyarankan untuk mulai berolahraga atau meningkatkan intensitas latihan Anda.

Di lihat 333 kali

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*